Alat dan Fungsi Keselamatan Kerja

Image result for Alat dan Fungsi Keselamatan Kerja Pengertian keselamatan kerja :

 

Pengertian keselamatan yaitu keselamatan yang bertalian dengan mesin, pesawat, alat kerjabahan dan sistem pemrosesannya, landasan tempat kerja dan lingkungannya dan cara cara lakukan pekerjaan. Keselamatan kerja bersasaran semua tempat kerja, baik di darat, didalam tanah, didalam air, ataupun di hawa. Satu diantara segi penting tujuan keselamatan kerja mengingat kemungkinan bahanyanya yaitu aplikasi tehnologi, terlebih tehnologi yng semakin maju dan mukhtahir. Keselamatan kerja yaitu pekerjaan kebanyakan orang yang bekerja keselamatan kerja yaitu dari, oleh, untuk tiap-tiap tenaga kerja dan orng yang lain serta orang-orang pada umumnya

 

Maksud Keselamatan Kerja :

  1. melindungi tenaga kerja atas hak keselamatannya dalam lakukan pekerjaannya itu untuk kesejahteraan hidup dan tingkatkan produksi dan produktivitas nasional.
  2. menanggung keselamatan orang lain yang ada di tempat kerja.
  3. Sumber produksi dipelihara dan dipakai dengan cara aman dan efektif.
  4. Mejamin kesempurnaan atau kesehatan jasmani dan rohani tenaga kerja dan hasil karya dan budayanya.
  5. menanggung sistem produksi jalan pada umumnya.

Sebab sebab kecelakaan :

  • Tindak perbuatan manusia yg tidak penuhi kriteria.
  • Keadaan kondisi lingkungan yg tidak aman.
  • SOP di buat bukanlah untuk menduplikasikan info teknik atau memberikan instruksi perlangkah dalam lakukan satu pekerjaan (FEMA, 1999).
  • SOP meyakinkan kalau perusahaan mempunyai sistem konstan yang penuhi standard personil mengetahui sistem itu.
  • Dengan ada SOP sistem akan senantiasa dilihat dan diperbaharui berdasar pada basic yang telah ada
  • Sop bisa kurangi ketidaksamaan dalam system di mana ketidaksamaan itu adalah masalah dalam efisiensi produksi dan pengontrolan kwalitas.
  • SOP bisa menolong kursus personil baru
  • Safety Helmet :Berfungsi sebagai pelindung kepala dari benda yang dapat tentang kepala dengan cara segera.
  • Sabuk Keselamatan (safety belt) : Berfungsi sebagai alat pengaman saat memakai alat transportasi maupun perlengkapan lain yang sama (mobil, pesawat, alat berat, dan sebagainya)
  • Sepatu Karet (sepatu boot) : Berfungsi sebagai alat pengaman saat bekerja ditempat yang becek maupun berlumpur. Umumnya di lapisi dengan metal membuat perlindungan kaki dari benda tajam atau berat, benda panas, cairan kimia, dll.
  • Sepatu safety (safety shoes) : Seperti sepatu umum, namun berbahan kulit dilapis metal dengan sol dari karet tebal dan kuat. Berperan untuk menghindar kecelakaan fatal yang menerpa kaki karena tertimpa benda tajam atau berat, benda panas, cairan kimia, dll.
  • Sarung Tangan : Berfungsi sebagai alat pelindung tangan ketika bekerja ditempat atau kondisi yang bisa menyebabkan cedera tangan. Bahan dan bentuk sarung tangan di cocokkan dengan manfaat semasing pekerjaan.
  • Tali Pengaman (Safety Harness) : Berfungsi sebagai pengaman saat bekerja di ketinggian. Diharuskan memakai alat ini di ketinggian kian lebih 1, 8 mtr..
  • Penutup Telinga (Ear Plug/Ear Muff) : Berfungsi sebagai pelindung telinga ketika bekerja ditempat yang bising.
  • Kaca Mata Pengaman (Safety Glasses) : Berfungsi sebagai pelindung mata saat bekerja (umpamanya mengelas).
  • Masker (Respirator) : Berfungsi sebagai penyaring hawa yang dihirup saat bekerja ditempat dengan kwalitas hawa jelek (contoh berdebu, beracun, dll).
  • Pelindung muka (Face Shield) : Berfungsi sebagai pelindung muka dari percikan benda asing saat bekerja (contoh pekerjaan menggerinda)
  • Jas Hujan (Rain Coat) : Berfungsi melindungi dari percikan air saat bekerja (contoh bekerja pada saat hujan atau tengah membersihkan alat).
  • Masker (Respirator) : Berfungsi sebagai penyaring hawa yang dihirup saat bekerja ditempat dengan kwalitas hawa jelek (contoh berdebu, beracun, dll).
  • Pelindung muka (Face Shield) : Berfungsi sebagai pelindung muka dari percikan benda asing saat bekerja (contoh pekerjaan menggerinda)
  • Jas Hujan (Rain Coat) : Berfungsi melindungi dari percikan air saat bekerja (contoh bekerja pada saat hujan atau tengah membersihkan alat).

1) Untuk memastikan tinjauan teratur keselamatan dan kemampuan Kesehatan

2) Pengawasan oleh pekerja yang memiliki pengalaman, untuk staf yang kurang terlatih atau memiliki pengalaman untuk lakukan pekerjaan lewat cara yang aman.

3) Untuk menanggung kursus yang akan diberikan bagi karyawan dalam mengatasi perlengkapan & mesin yang mereka pakai.

4) Untuk tahu pemeliharaan daftar semuanya kecelakaan, bahaya enteng dan bahaya serius.

5) Dalam rencana untuk mencari reaksi perusahaan pada, kecelakaan dan pemberian kompensasi.

6) Untuk temukan penyebabnya kecelakaan.

7) Untuk memastikan apakah perusahaan mempunyai prosedur untuk penyelidikan kecelakaan, dan hasil investigasi ini memperoleh dilihat oleh manajemen senior atau tidak

8) Penyediaan kursus dalam hubungannya dengan gagasan darurat dan bahaya untuk diidentifikasi.

 

9) Kenikmatan karyawan dalam hubungannya dengan program Kesehatan dan Keselamatan yang dikerjakan oleh perusahaan.

 

ly : +mn-� F s - �d� �� -family : +mn-cs ; color : black ; mso-color-index : 1 ; mso-font-kerning : 12. 0pt ; language : en-US'Berfungsi sebagai pelindung mata saat bekerja (umpamanya mengelas).

 

aspek terpenting : perlengkapan tehnis, lingkungan kerja, pekerja.

80-85% kecelakaan dikarenakan oleh kelalaian atau kekeliruan manusia. satu pendapat segera atau tak segera semuanya kecelakaan dikarenakan oleh semuanya manusia yang ikut serta dalam suatu hal aktivitas.

 

SOP (Standard Operating Procedure) :

SOP yaitu satu set instuksi tercatat yang mendokumentasikan aktivitas atau sistem teratur dalam satu organisasi (EPA, 2001). Pemakaian dan pengembangan SOP adalah satu diantara aspek keberhasilan system kwalitas di mana SOP sediakan info untuk lakukan pekerjaan dengan benar bagi setiap personil, dan memudahkan dalam mengaplikasikan kekonsistenan dalam kwalitas dan integritas satu product atau hasil kerja.

 

•SOP mendeskripsikan pertimbangan yang sama-sama terkait seperti : keselamatan kerja, pemakaian bahan baku, pengoprasian mesin, hak dan tanggung jawab personil, koordinasi dengan departemen yang lain kriteria dsb dengan kata lain SOP tak mendeskripsikan bagaimana caranya lakukan pekerjaan walau demikian SOP mendeskripsikan fungsi departemen dalam lakukan satu pekerjaan (Pentunjuk Prosedur)

 

Manfaat dan Faedah SOP :

•SOP menanggung kalau audit yang dikerjakan sponsor yg tidak AKAN membuahkan penemuan yang merugikan perusahaan, dan dapat juga berikan perusahaan satu perlindungan yang lain.

SOP bisa menolong dalam lakukan pelajari pada performansi personil dan sistem yang dikerjakan

 

Hukum keselamtan kerja dan kesehatan kerja :

Keselamatan dan kesehatan kerja (k3), adalah instrumen yang memproteksi pekerjaan, perusahaan, lingkungan hidup, dan bermasyarakat sekitaran dari bahaya akibat kecelakaan kerja. Perlindungan itu adalah hak asasi yang harus di penuhi

 

Write a comment

Comments: 8